Maret 31, 2022

Topologi Bus Pengertian Kekurangan dan Kelebihan Topologi Bus

 Topologi Bus Pengertian Kekurangan dan Kelebihan Topologi Bus- Secara umum topologi bus ini digunakan pada beberapa perusahaan yang berskala kecil, karena untuk topologi jenis ini memiliki karakteristik bisa dikendalikan.

Topologi bus memiliki kabel tunggal pada sepanjang jaringan.Sementara untuk kabel yang terbentang tersebut memiliki fungsi untuk backbone atau kabel utama yang terdapat pada topologi bus ini. 

Pengertian Topologi Bus

Pengertian topologi bus merupakan suatu cara atau metode yang digunakan dengan menghubungkan dua maupun lebih pada komputer secara serial menggunakan kabel utama untuk pusat lalu lintas data. 

Topologi ini menggunakan kabel sepaksi dan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. 

Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang digunakan benar-benar cocok atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang digunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).

Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Eternetnya sepanjang kabel. 

Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5 - 7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.



Sesuai dengan namanya bahwa untuk desain dari rangkaian tipe topologi bus hampir menyerupai ruangan yang ada dalam bus.

Salah satu fungsi topologi jenis ini yaitu sebagai penghubung jaringan komputer 2 maupun lebih dan untuk pertukaran data atau informasi.

Kelebihan Topologi Bus

Ada banyak sekali kelebihan topologi bus antara lain sebagai berikut:

1. Mudah dan sederhana

     Sebagai Topologi yang memiliki tampilan sederhana, maka wajar saja jika segi instalasinya tergolong lebih mudah.

Untuk orang yang masih awam dalam topologi jaringan maka tidak akan merasa rumit ketika ingin menggunakan topologi jaringan jenis bus.

2. Memiliki desain yang unik

     Seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa untuk topologi ini memiliki desain yang sesuai dengan namanya yaitu menyerupai interior bus.

Desain yang berbeda dibandingkan dengan desain topologi yang lain, maka wajar saja jika jenis topologi ini dianggap sebagai topologi yang sangat unik.

Apa lagi untuk bagian layout-nya pun juga tergolong lebih sederhana.

3. Tidak membutuhkan biaya yang mahal

     Berbeda dengan jenis topologi Hybrid, bahwa untuk topologi jaringan ini memiliki biaya yang tidak terlalu mahal ketika ingin di Instalasi.

Hal ini dikarenakan untuk proses pembuatannya tidak membutuhkan kabel maupun komponen dalam jumlah yang banyak.

Karena itulah maka untuk topologi bus ini dapat digunakan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.

4. Mudah di kembangkan

    Tidak hanya memiliki biaya yang tergolong lebih murah saja, ternyata untuk topologi jenis ini juga memiliki kelebihan yaitu sangat mudah untuk di kembangkan.

Selain itu topologi bus juga tidak akan mengganggu pada perangkat jaringan yang lainnya meskipun telah terhubung.

5. Tidak berpengaruh pada perangkat lain

     Meskipun ada berapa kerusakan yang sering kali terjadi pada perangkat komputer klien, Anda tidak perlu khawatir ketika menggunakan jaringan topologi ini.

Karena untuk topologi ini tidak akan berpengaruh pada perangkat klien yang lainnya.

6. Tidak membutuhkan perangkat keras

       Di balik dari prosesnya yang sangat mudah, ternyata untuk topologi bus juga tidak membutuhkan perangkat keras.

Misalnya seperti switch atau hub seperti layaknya pada beberapa topologi lain, termasuk topologi star. 

Kekurangan Topologi Bus

Semua topologi memiliki kelebihan dan kekurangannya, termasuk topologi bus juga memiliki kekurangan. Berikut ini adalah kekurangan topologi bus:

1. Sulit mendeteksi kesalahan

    Kekurangan pertama yang dimiliki oleh topologi jenis ini tidak terdeteksi apabila ditemukan kesalahan.

Sementara untuk menangani setiap kesalahan membutuhkan ahlinya sehingga tidak sembarang orang bisa mengatasinya.

2. Memiliki transfer data yang padat

     Transfer data pada topologi bus akan menjadi lebih padat apabila perangkat komputer yang telah terhubung semakin banyak pada jalur lalu lintasnya.

Dengan hal ini maka untuk kinerja topologi menjadi semakin memburuk.

Selain itu jika jalur utama mengalami kesalahan atau kerusakan hal ini dapat menyebabkan semua perangkat yang lain ikut mengalami kerusakan.


3. Kecepatan akses berpengaruh pada perangkat lain

    Untuk kecepatan topologi akan berpengaruh pada perangkat yang lain, jika salah satu dari komputer clien harus menggunakan kecepatan untuk mengakses data yang lebih tinggi.

Apa lagi untuk bisa memperkuat sinyal maka penggunaannya harus menggunakan repeater.

Prinsip Kerja yang dimiliki oleh topologi bus yaitu untuk 1 komputer dijadikan sebagai server.

Lalu untuk jaringan akan pecah-pecah dengan menggunakan sambungan kabel, dengan begitu maka untuk setiap jaringan komputer maupun sambungannya memiliki bus untuk dijadikan sebagai konektor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar